diskusi serial kewarganegaraan

Diskusi Serial Kewarganegaraan #8; Membaca Indonesia dalam Perspektif Politik, Hukum dan Pendidikan: Retrospek 2016 dan Prospek 2017

Setelah sukses menyelenggarakan Diskusi Serial Kewarganegaraan #1 hingga #7, Laboratorium Pendidikan Kewarganegaraan dan Hukum FIS UNY (Lab. PKn H FIS UNY) bersama Lingkar Kajian Demokrasi dan HAM FIS UNY (LinK De HAM FIS UNY) mengadakan lagi Diskusi Serial Kewarganegaraan#8 (Diser#8). Mengetengahkan tema “Membaca Indonesia dalam Perspektif Politik, Hukum dan Pendidikan: Retrospek 2016 dan Prospek 2017”, Diser#8 mengakhiri kajian menyoal keindonesiaan selama tahun 2016 sekaligus mengawali kajian-kajian yang akan dilaksanakan di tahun 2017. Dibersamai Prof.

Diskusi Serial Kewarganegaraan #7; Restorasi Jogjakarta Sebagai Kota Pendidikan

Jum’at (9/12) di Lab PKnH FIS UNY kembali diadakan Diskusi Serial Kewarganegaraan. Menghadirkan Prof. Dr. Wuryadi dan Dr. Mukhamad Murdiono, M.Pd. DISER#7 membahas tema “Restorasi Jogjakarta Sebagai Kota Pendidikan”. Memang, persoalan lokal di Yogyakarta yang juga harus serius dibahas pemecahannya adalah tentang eksistensi Jogja sebagai kota pendidikan. Sebagaimanana telah kita ketahui bersama, Yogyakarta dijuluki sebagai kota pendidikan karena disini banyak perguruan tinggi negeri maupun swasta yang diminati oleh calon mahasiswa di seluruh Indonesia dari sabang sampai merauke.

Diskusi Serial Kewarganegaraan #6; Jogjapolitanisme? Menyoal Kebijakan Politik Pembangunan di DIY

Diskusi Serial#6 bertemakan “Jogjapolitanisme? Menyoal Kebijakan Politik Pembangunan di DIY” yang dilaksanakan pada hari Jumat Jum’at, 4 November 2016 Pukul 13.00 WIB di Ruang Ki Hajar Dewantara, FIS, UNY. Tidak kurang dari 90 peserta dari kalngan Akademisi, Dosen, Mahasiswa, dan wartawan turut hadir dalam Diser#6 ini. Kegiatan Diser#6 menanggapi salah satu isu penting yang mengemuka di DI Yogyakarta yakni pesatnya pembangunan hotel dan mall serta pusat perbelanjaan lainnya.

Diskusi Serial Kewarganegaraan #5; Radikalisasi Pancasila di Tengah Tantangan Kosmopolitanisme dan Demokrasi

Bertempat di Laboratorium Pendidikan Kewarganegaraan dan Hukum, FIS, UNY, Diskusi Serial Kewarganegaraan #5 diselenggarakan mulai jam 13.00 WIB sampai dengan 15.30 WIB. Peserta diskusinya kurang lebih 40 orang dari kalangan akademisi, aktivis, jurnalis, dan mahasiswa. Dimoderatori Rianda Usmi, Diser#5 membahas tema “Radikalisasi Pancasila di Tengah Tantangan Kosmopolitanisme dan Demokrasi”.

Diskusi Serial Kewarganegaraan #4; Revisi KUHP dan Penghapusan Hukuman Mati

Diskusi Serial Kewarganegaraan #4 bekerjasama dengan IMPARSIAL berlangsung semarak karena dihadiri pembicara yang kompeten di bidangnya masing-masing serta diikuti oleh tidak kurang dari 100 peserta dari kalangan akademisi, jurnalis, aktivis, dan mahasiswa. Bertempat di Ruang Sidang LPPM UNY Lt. 2 sayap timur, DISER#4 membahas tema “Revisi KUHP dan Penghapusan Hukuman Mati”.

Diskusi Serial Kewarganegaraan #3: Prospek Reformasi Elektoral dan Perwujudan Keadilan Elektoral: Highlight dari Peradilan Pilkada Serentak

Jumat (29/04) Dr. Ni’matul Huda, S.H., M. Hum dan Sri Hartini, M. Hum menilai bahwa regulasi mengenai Pemilukada memiliki banyak kesemrawutan. Padahal, guna mewujudkan keadilan Pemilukada, perlu ada desain kerangka hukum yang mengatur mekanisme dan penyelesaian yang efektif dan harus berprinsip pada terjaminnya hak pilih warga negara. Oleh karena itu, kerangka hukum Pemilukada harus menjamin pemilih, kandidat, dan partai dapat mengadukan setiap pelanggaran kepada lembaga penyelenggara atau pengadilan dengan segera memperoleh penanganan dan penyelesaian.

Diskusi Serial Kewarganegaraan #2: Mimpi Negara Islam dari NII sampai Gafatar

Fenomena mimpi Negara Islam selalu bertransformasi dari waktu ke waktu. Mulai dari NII (Negara Islam Indonesia) sampai Gafatar, mimpi Negara Islam di Indonesia saling terkait baik secara historis maupun filosofis. Negara Islam Indonesia (NII) yang pertama kali didirikan pada 7 Agustus 1949 oleh Sekarmadji Marijan Kartosoewirjo sebagai gerakan keislaman yang bertujuan untuk mendirikan negara Islam di Indonesia merupakan embrio kemunculan gerakan keislaman berlabel Negara Islam Indonesia, NII KW9, hingga Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar).

Diskusi Serial Kewarganegaraan #1 Konflik Internal Elit Keraton Yogyakarta:Dinamika dan Implikasi Sosial-Politiknya di DI Yogyakarta

Diskusi Serial Kewarganegaraa #1 bertemakan “Konflik Internal Elit Keraton: Dinamika dan Implikasi Sosial-Politiknya di DI Yogyakarta” yang dilaksanakan pada hari Jumat 19/2 bertempat di Laboratorium PKnH FIS UNY. Tidak kurang dari 40 peserta dari kalngan Akademisi, Dosen, Mahasiswa, dan wartawan turut hadir dalam Diser#1 ini.